Nama : Asri
Ariyantini S.
Kelas : X-E
No : 05
Tugas : B. Indonesia
( Eksposisi )
TEMA :
Perbandingan -> Berbagai Macam Jejaring Sosial
KERANGKA KARANGAN :
1.
Penjabaran jejaring sosial
2.
Penganalisisan jejaring sosial
3.
Pengertian jejaring sosial secara singkat
4.
Jejaring sosial : Facebook
5.
Jejaring sosial : Twitter
6.
Jejaring sosial : Twitter
7.
Jejaring sosial : Twitter
8.
Kesimpulan perbandingan antara Facebook dan
Twitter
MACAM-MACAM JEJARING SOSIAL / SOSIAL
MEDIA
Zaman sekarang sudah banyak jejaring sosial
yang digunakan untuk keperluan kerja, sekolah, kuliah, dan lain-lain. Keanekaragaman jejaring sosial atau sosial
media membuat orang-orang di dunia menjadi puas. Namun, kepuasan mereka ternyata masih belum
cukup. Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang
umumnya adalah individu atau organisasi) yang dijalin dengan satu atau lebih
tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dan sebagainya.Analisis jaringan jejaring sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan jejaring sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.
Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan jejaring sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya.
Pembahasan berikutnya tentang macam-macam jejaring sosial. Banyak sekali jejaring sosial yang terdapat di internet. Jejaring sosial yang sudah akrab di masyarakat dan yang paling banyak peminatnya adalah Facebook. Facebook merupakan jejaring sosial yang dapat memberikan kesempatan keada orang yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan orang lain yang berbeda daerah, bahkan berbeda negara dengan sangat mudah dan cepat. Facebook menyediakan berbagai aplikasi yang dapat digunakan dan permainan yang menarik. Di Facebook ada istilah “Fanpage”, yakni sebuah situs halaman di facebook yang digunakan untuk mengekspos selebritis dunia, program bisnis, promosi, dan sebagainya. Di Indonesia, pengguna Facebook sudah tidak bisa diragukan. Indonesia tercatat sebagai negara yang masyarakatnya merupakan pengguna Facebook terbanyak.
Selanjutnya, ada pula jejaring sosial yang ditemukan setelah Facebook. Jejaring sosial ini dinamakan Twitter. Dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc. Jejaring sosial ini digunakan sebagai jejaring sosial yang di dalamnya terdapat akun-akun resmi para selebritis dunia. Twitter dianggap sebagai jejaring sosial yang mewah. Sebelum Twitter menjadi konsumsi masyarakat secara luas, Twitter merupakan jejaring sosial yang dianggap tabuh untuk dikonsumsi oleh masyarakat umum. Kini, teknologi semakin canggih. Masyarakat umum sudah banyak yang mengkonsumsi Twitter sebagai akun jejaring sosial mereka selain facebook. Dalam Twitter terdapat istilah seperti, followers, following, tweets, retweet, recent images, list, favorite, dan lain-lain.
Twitter berawal dari sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh anggota dewan dari Podcasting perusahaan Odeo. Dalam pertemuan tersebut, Jack Dorsey memperkenalkan ide twitter yang individu bisa menggunakan SMS layanan untuk berkomunikasi dengan sebuah kelompok kecil. Proyek ini dimulai pada tanggal 21 secara terbuka pada tanggal 15 Juli 2006. Twitter menjadi perusahaan sendiri pada bulan April 2007.
Popularitas Twitter mulai meningkat pada tahun 2007 ketika terdapat festival South by Southwest (SXSW). Selama acara tersebut berlangsung, penggunaan Twitter meningkat dari 20.000 kicauan per hari menjadi 60.000. Reaksi di festival itu sangat positif.
Pada tanggal 14 September 2010, Twitter mengganti logo dan meluncurkan desain baru. Sudah lebih dari 400.000 kicauan dikirim-tampil (post) per kuartal pada tahun 2007. Kemudian berkembang menjadi 100 juta kicauan dikirim-tampil per kuartal pada 2008. Pada akhir tahun 2009, 2 miliar per kuartal kicauan sudah dikirim-tampil. Pada kuartal pertama tahun 2010, 4 miliar kicauan yang dikirim-tampil. Pada bulan Februari 2010 pengguna Twitter mengirimkan 50 juta per hari. Pada Juni 2010, sekitar 65 juta kicauan yang dikirim-tampil setiap hari, setara dengan sekitar 750 kicauan dikirim setiap detik, menurut Twitter.
Jadi, sebenarnya Facebook dan Twitter memang sama-sama jejaring sosial. Namun, aplikasi dan cara pengoperasian di antara Facebook dan Twitter berbeda, bahkan sangat berbeda. Facebook dianggap lebih mudah dalam pengoperasian dan bahasanya mudah dimengerti oleh masyarakat. Sedangkan Twitter terdapat aplikasi yang dinilai lebih menarik oleh masyarakat dibandingkan Facebook. Twitter juga dianggap penggunaannya lebih rumit. Namun sekarang ini, pengguna Twitter sudah melebihi banyak sekali. Di Indonesia pun pengguna Twitter sudah tidak diragukan lagi.
Imbuhan yang terdapat dalam paragraf eksposisi di atas :
a.
Paragraf 1
1.
Keanekaragaman =>
Ke-an : Hal
2.
Kepuasan =>
Ke-an : Hal
b.
Paragraf 2
1.
Menunjukkan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
2.
Memecahkan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
3.
Menjalankan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
4.
Mencapai =>
Me-i : Hasil
5.
Keberhasilan =>
Ke-an : Hasil
6.
Penelitian =>
Pe-an : Hal
c.
Paragraf 3
1.
Menentukan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
2.
Mewujudkan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
d.
Paragraf 4
1.
Memberikan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
2.
Menyediakan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
3.
Kesempatan =>
Ke-an : Hal
4.
Pembahasan =>
Pem-an : Hal
5.
Berkomunikasi =>
Ber-i : Melakukan tindakan
e.
Paragraf 5
1.
Mengkonsumsi =>
Meng-i : Melakukan tindakan
f.
Paragraf 6
1.
Memperkenalkan =>
Me-kan : Melakukan tindakan
2.
Menggunakan =>
Meng-kan : Melakukan tindakan
3.
Pertemuan =>
Per-an : Hal
g.
Paragraf 7
1.
Penggunaan =>
Peng-an :Hal